Lain Lain

Jefri Nichole Menjalani Sidang Pembelaan Atas Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Dunia hiburan Indonesia memang tidak pernah sepi dari berita-berita terbaru artisnya. Berita kali ini datang dari seorang aktor pendatang baru. Siapa yang tidak kenal dengan aktor tampan nan rupawan, Jefri Nichole ? Pria 20 tahun yang sudah banyak membintangi judul film ini sedang berjuang di pengadilan untuk kasus narkoba yang menjeratnya. Berita terbaru tentang masalah hukum Jefri Nichole adalah ia baru saja menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada senin, 28 Oktober 2019.

Aktor peran Jefri Nichole tak bisa menahan tangis dan menutupi wajahnya yang sedih saat selesai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, senin sore. Jefri Nichole menangis saat ditanyai oleh wartawan mengenai hasil persidangannya hari itu dan juga tentang kondisi keluarganya. Tangis Jefri Nichole pecah ketika ia berjalan hendak memasuki ruang tunggu tahanan usai menyelesaikan persidangannya. Seorang wartawan yang telah menunggunya bertanya penyesalannya terhadap kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya dan merugikan dirinya serta keluarga.

Sejak awal tiba di pengadilan, Jefri Nichole memang sudah terlihat lesu dan kurang bersemangat, namun ia tetap melayani pertanyaan-pertanyaan dari para awak media yang sudah lama menunggu kedatangannya, namun ia akhirnya luluh ketika ada pertanyaan menganai penyesalan.

Pemeran film “One Fine Day” itu menunduk lesu dan matanya memerah basah oleh air mata. Jefri Nichole pun tidak bisa berkata-kata dan hanya bisa menyeka air mata pada pipinya, kemudian masuk kembali ke ruang tunggu tahanan. Ia merasa bersyukur karena ibunya selalu setia menemaninya setiap kali persidangan dan tidak dipungkiri bahwa dukungan keluarga lah yang menguatkannya dalam menjalani panjangnya proses hukum.

Jefri Nichole melalui penasehat hukumnya, telah membacakan pembelaan di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia batal untuk membacakan sendiri nota pembelaan dengan alasan atas permintaan pengacara. Usai persidangan tersebut, Jefri Nichole berharap hakim bisa memberikan keputusan yang adil, “Putusan hakim nanti bisa seadil-adilnya, moga hakim juga bisa mempertimbangkan kesaksian para dokter dari BNN dan BNNP buat rawat jalan, itu aja sih,” kata Jefri.

Dalam pembelaannya, kuasa hukum meminta agar majelis hakim mempertimbangkan tuntutan terhadap Jefri Nichole dengan melihat fakta-fakta persidangan, yaitu keterangan saksi ahli yang mengatakan Jefri bukanlah seorang pecandu narkoba. Barang bukti narkoba yang ditemukan dan yang dikonsumsi oleh Jefri Nichole untuk dirinya sendiri dan bukan termasuk jaringan pengedar.

Menurut fakta persidangan yang sebagaimana disampaikan oleh saksi ahli, Jefri Nichole belum termasuk kedalam golongan pecandu narkoba, karena ia baru mengonsumsi sebanyak dua kali dan dengan rentan waktu yang tidak berdekatan. Kemudian kesaksian lainnya juga merekomendasikan untuk Jefri Nichole rehab jalan dengan lama rehab selama enam bulan.

Mengakhiri pembelaannya, kuasa hukum Jefri Nichole meminta majelis hakim menyatakan kliennya adalah korban penyalahgunaan narkotika dan memohon untuk mendapatkan rawat jalan di RSKO Cibubur selama enam bulan dipotong masa penahanan. Usai mendengar pembelaan dari kuasa hukum terdakwa, Jaksa Penuntut Umun menyampaikan replik secara lisan dan tetap pada tuntutannya, yaitu 10 bulan rehabilitasi.

Ini merupakan keputusan yang didapat pada persidangan  yang dijalani Jerfi Nichole pada Senin, 28 Oktober 2019. Dengan demikian Jefri Nichole tetap mendapat hukuman sesuai tuntutan awal, yaitu 10 bulan rehabilitas. Berita terkini mengenai atris lainnya juga bisa disaksikan di Vidio.com dengan mendownload aplikasinya atau bisa juga membuka website secara langsung di video.com.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *