Teknologi

PAMALI: Kreativitas dalam Ketakutan

Jika kita berbicara tentang game horor dari Indonesia, kebanyakan dari kita mungkin akan langsung merujuk pada yang namanya Dappout Digital Happiness. Game horor yang diluncurkan sejak tahun 2014 ini memang menjadi salah satu kisah sukses nyata dari game lokal, apalagi sekarang dimainkan oleh karakter-karakter terkenal Youtube seperti Pewdiepie dan Game Grumps. Dikutip dari shopbellac.com proses penjelajahan game horor bertema Indonesia yang kental ini sebenarnya sudah tenggelam atau hanya hadir dalam proyek-proyek eksperimental yang tidak memiliki kualitas yang sesuai sebagai produk komersial. Di tengah hype menyambut seri Dreadout 2 yang seolah mengusung genre game yang berbeda, Indonesia memiliki game horor ciptaan orang Indonesia lainnya yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Benar, kita sedang membicarakan PAMALI.

Hype tentang PAMALI sangat kuat ketika versi demo pertama keluar yang menunjukkan konten yang berpotensi menjanjikan. Development studio – StoryTale Studios memiliki visi dan misi yang jelas tentang apa yang ingin mereka rumuskan dan tema seperti apa yang harus didorong. Namun kami sendiri termasuk pemain yang cukup pesimis dengan demo tersebut, terutama karena struktur cerita yang tidak jelas termasuk konsep “Pamali” – yang merupakan rasa budaya Indonesia yang sangat kental. Di sisi lain, tingkat cahayanya juga rendah sehingga sulit untuk menikmati suasana. Setelah lama menunggu, akhirnya tersedia versi terbaru.

Menjadi sebuah game episodik yang tentu menampilkan 4 skenario berbeda dengan fokus pada spirit yang berbeda, proses review ini didasarkan pada skenario yang ada pada saat ditulis – yaitu Skenario 1 – “Perempuan Kulit Putih” yang berfokus pada sosok Kuntilanak yang sama. Tentunya itu tidak mewakili kualitas dari 3 skenario lainnya yang tentunya belum kami coba sama sekali.

Jadi, apa sebenarnya yang ditawarkan PAMALI? Mengapa kami menyebutnya sebagai permainan yang menawarkan kreativitas dalam ketakutan? Review kali ini akan membahasnya lebih detail untuk anda. Mengejutkan dan kreatif adalah dua kata yang akan kami pilih untuk mendeskripsikan plot yang ditawarkan oleh StoryTale Studios dalam skenario “The White Lady” oleh PAMALI. Pada versi demonya, terdapat tanda bahwa kamu hanya berperan sebagai seorang pemuda yang kebetulan mendapat warisan dari sang kakak yang baru saja meninggal. Namun kedangkalan cerita ternyata menjadi sesuatu yang lebih di versi finalnya. PAMALI dilengkapi dengan cerita yang secara cerdas, rasional menggabungkan empat episode cerita yang telah dia persiapkan.

Ternyata kamu adalah developer game horor yang sibuk merampungkan game barunya. Di tengah kesibukan Anda, ada perintah dari atasan Anda untuk melakukan proses penelitian terhadap cerita supranatural dari berbagai sudut untuk memastikan bahwa game yang Anda buat mewakili apa yang seharusnya. Salah satu cerita ini melibatkan “Wanita Kulit Putih” itu sendiri dan akhirnya menjadi cerita yang harus Anda selami dan selami. Pola kreatif cerita kini menjadikan format episodiknya sesuatu yang bisa dicerna secara rasional.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *