Kesehatan

Yuk, Mari Kenali Apa Itu Pengertian Kelainan Kongenital!

Pernah mendengar istilah penyakit kongenital? Atau terdengar asing sekali bagi Anda? Menurut pemaparan dari halaman Alodokter, kelainan bawaan atau kelainan kongenital adalah kondisi abnormal yang terjadi pada masa perkembangan janin. Kelainan tersebut dapat memengaruhi fisik maupun fungsi anggota tubuh anak sehingga menimbulkan cacat lahir. Umumnya, kelainan kongenital terjadi pada 3 bulan pertama kehamilan, yaitu saat organ pada tubuh bayi baru mulai terbentuk, berkembang. Kelainan ini umumnya tidak berbahaya, tapi ada pula yang harus ditangani segera. Kelainan ini pun bisa terdeteksi pada masa kehamilan atau saat bayi dilahirkan. Tetapi ada juga yang baru bisa diketahui saat tumbuh kembang anak, misalnya gangguan pendengaran.

Menurut halaman Hellosehat, terdapat 2 jenis kelainan kongenital, yaitu:

  1. Kelainan/cacat lahir struktural, yaitu yang berhubungan dengan masalah pada bagian tubuh,
    misalkan bibir sumbing atau celah pada langit-langit mulut, cacat jantung, seperti katup jantung tidak normal, cacat anggota badan, seperti pada kaki dan neural tube defect, seperti spina bifida.
  2. Kelainan / cacat lahir fungsional, yaitu yang berhubungan dengan masalah pada fungsi atau

    sistem anggota tubuh untuk melakukan kerjanya. Masalah ini menyebabkan ketidakmampuan dalam berkembang yang mencakup perkembangan sistem saraf atau masalah pada otak, seperti  pada penyandang Autism, Down Syndrome, dan Prader-Willi Syndrome; masalah  sensorik, seperti pada penyandang masalah penglihatan dan pendengaran; gangguan metabolisme, seperti fenilketonuria dan hipotiroidisme; dan gangguan degenerative, seperti X-linked adrenoleukodystrophy.

Lalu apa saja contoh kelainan pada bayi yang mungkin terjadi? Berikut adalah beberapa kelainan yang mungkin terjadi pada bayi, dilansir dari halaman Halodoc:

  1. Spina Bifida.

Kelainan ini termasuk dalam salah satu jenis kelainan pada bayi. Spina bifida terjadi karena terdapat celah pada tulang belakang yang disebabkan oleh tulang yang tidak tertutupi secara sempurna. Tulang belakang yang berfungsi untuk melindungi saraf tulang belakang tidak tertutup seluruhnya. Penyakit ini dapat diikuti dengan kelainan lainnya, seperti hidrosefalus.

  1. Bibir Sumbing.

Bibir sumbing juga termasuk dalam jenis kelainan pada bayi. Kelainan ini terjadi ketika kedua belahan muka bayi tidak menyatu dengan sempurna saat masih di dalam kandungan, sehingga membuat celah di bibir atau langit-langit mulut atau keduanya. Pada kelainan bibir sumbing, umumnya dapat diketahui ketika masih di dalam Rahim dengan pemindaian menggunakan alat.

  1. Penyakit Jantung Bawaan.

Penyakit jantung bawaan merupakan jenis kelainan lainnya pada bayi. Penyakit ini disebabkan karena kelainan pada struktur ataupun pada fungsi jantung bayi. Penyakit ini dapat mengakibatkan gangguan di aliran darah dari dan ke jantung yang dapat membahayakan nyawa sang bayi.

  1.         Hidrosefalus.

Hidrosefalus pun termasuk dalam jenis kelainan yang terjadi pada bayi. Penyakit ini adalah kelainan pada otak yang berakibatkan bertambahnya cairan serebrospinal, sehingga terjadi pelebaran ventrikel. Hidrosefalus dapat terlihat setelah bayi lahir atau ketika lahir, tetapi pertumbuhan kepalanya lebih cepat pada bulan pertama setelah lahir daripada bayi pada umumnya. Tingginya tekanan intrakranial dapat membuat pengidapnya kurang atau bahkan kehilangan nafsu makan, gangguan pada bola mata, dan hiperrefleksia.

  1.         Gastroschisis.

Gastroschisis atau gastroskisis juga termasuk ke dalam jenis kelainan pada bayi. Kelainan ini adalah cacat lahir yang terjadi karena pembentukan dinding perut yang tidak sempurna dan kemungkinan besar terjadi karena kelahiran dini (prematur). Penyakit ini termasuk dalam kelainan yang sangat langka terjadi. Gastroschisis kebanyakan terjadi pada wanita hamil yang usianya masih dini di bawah 20 tahun. Seorang bayi yang mengidap gastroschisis akan mengalami usus yang keluar dari lubang di sisi pusar. Selain usus, organ lain termasuk lambung dan hati juga dapat keluar dari tubuh karena kelainan ini. Hal ini dapat membuat kelainan pada organ-organ yang keluar dari tubuh apabila terkena infeksi.

Demikian sekilas mengenai pengertian kelainan kongenital atau cacat lahir. Semoga dapat membantu Anda mengenal kelainan ini lebih jauh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *